Skip to main content

Pasar Klandasan dan Taman Bekapai Jadi Pusat Kuliner Halal Balikpapan

Pasar Klandasan dan Taman Bekapai Jadi Pusat Kuliner Halal Balikpapan

KonekFood, BALIKPAPAN –Pemerintah Kota Balikpapan bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan terus memperkuat sektor ekonomi syariah dan pariwisata halal dengan mengembangkan kawasan kuliner halal yang terintegrasi.

Dua titik utama yang menjadi perhatian dalam pengembangan adalah Taman Bekapai dan Pasar Klandasan, yang ditujukan sebagai pusat makanan halal di tengah kota.

Taman Bekapai telah lebih dahulu diluncurkan sebagai kawasan kuliner halal dan kini dihuni oleh lebih dari 20 pedagang makanan.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, Pasar Klandasan akan mengikuti, berada di lokasi yang strategis di sepanjang tepi pantai dengan deretan pedagang makanan sepanjang sekitar 100 meter. 2. Berikutnya, Pasar Klandasan akan hadir, dengan posisi yang strategis di pinggir pantai dan barisan penjual kuliner sepanjang sekitar 100 meter. 3. Setelah itu, Pasar Klandasan akan datang, terletak di lokasi yang strategis di tepi laut dan dihiasi oleh para pedagang makanan sepanjang kurang lebih 100 meter. 4. Selanjutnya, Pasar Klandasan akan menyusul, berada di lokasi yang strategis di tepi pantai dengan rangkaian penjual makanan sepanjang sekitar 100 meter. 5. Berikutnya, Pasar Klandasan akan mengikuti, dengan letak yang strategis di sebelah pantai dan deretan pedagang kuliner sepanjang sekitar 100 meter.

"Maka kami mendukung dan berharap seluruh pelaku usaha di bidang kuliner wajib bergerak di makanan halal karena hampir 90 persen penduduk Kota Balikpapan beragama Islam," ujar Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri Umar, Rabu (30/07/2025).

Ia menekankan perlunya keterlibatan pemerintah dan pelaku usaha dalam menyebarkan informasi mengenai makanan halal di berbagai lapisan industri kuliner di kota ini.

"Zona kuliner Pasar Klandasan sedang direvitalisasi, pekerjaan baru saja dimulai, dengan 150 hari kerja. Nanti kita akan koordinasikan kembali," katanya.

Dukungan juga datang dari Wakil II Pemerintah Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri.

Ia menghargai langkah yang diambil oleh Bank Indonesia, Kementerian Agama, serta berbagai pihak yang ikut berkontribusi dalam merealisasikan kawasan kuliner halal tersebut.

Menurutnya, sektor kuliner merupakan salah satu bidang yang berpotensi dalam mendukung pariwisata lokal.

"Dengan pengelolaan dan strategi pemasaran yang baik, sektor kuliner bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Saya berharap potensi ini juga bisa berkembang di Balikpapan," kata Yusri.

Zona Kuliner Halal tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan yang halal, tetapi juga menjamin kenyamanan serta kebersihan bagi warga dan para wisatawan.

Pemerintah berkomitmen meningkatkan kemampuan UMKM halal melalui berbagai program pelatihan, bantuan sertifikasi halal, penguatan aturan, serta kerja sama antar sektor.

"Kami mengajak para pelaku usaha kuliner untuk secara jujur dan terbuka menempatkan label halal atau non-halal pada produk mereka. Ini bukan hanya tentang mematuhi peraturan, tetapi juga membangun kepercayaan pelanggan, menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua," tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan bahwa pembangunan zona kuliner halal merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang publik serta wisata yang berstandar halal dan thayyib (baik serta bersih).

"Balikpapan dikenal sebagai kota yang menyenangkan untuk dikunjungi. Mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam, maka penting untuk menyediakan pilihan wisata yang sesuai dengan prinsip halal dan thayyib," kata Robi Ariadi.

Bank Indonesia juga mengambil tindakan nyata dengan mendorong UMKM menggunakan standar halal, termasuk pelatihan JULEHA (Juru Sembelih Halal) bagi pedagang ayam di kota ini.

"Seluruh pedagang ayam kami berasal dari peserta pelatihan JULEHA yang telah kami laksanakan di Kota Udara. Insyaallah prosesnya sudah benar, halal, dan baik," ujarnya.

Tidak hanya makanan, BI juga memastikan fasilitas pendukung seperti mushola, toilet yang bersih, dan tempat wudhu yang layak tersedia di kawasan tersebut.

Bekapai Park ditetapkan sebagai kawasan wisata halal pertama yang akan menjadi contoh untuk diterapkan di kecamatan lain.

“Kemudian akan kita perluas. Paling tidak satu kawasan wisata halal di setiap kecamatan. Kita mulai dari sini terlebih dahulu, kemudian meniru ke Balikpapan Utara, Timur, dan kecamatan lainnya,” katanya. (*)

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Jamur Sawit: Makanan Bergizi dari Limbah yang Rendah Lemak

PORTAL NANDAI – Di tengah luasnya perkebunan kelapa sawit, terdapat sebuah kekayaan kuliner yang mungkin belum banyak diketahui: jamur sawit . Jamur ini menarik karena berkembang baik pada limbah tandan kosong kelapa sawit (tankos) yang mulai mengalami penguraian. Kehadirannya di media yang tidak biasa sering kali memunculkan pertanyaan, apakah jamur sawit bisa dimakan Ya, jamur ini tidak hanya aman untuk dimakan, tetapi juga sangat bernutrisi. Ciri-Ciri dan Lingkungan Tumbuh Jamur Sawit Secara fisik, jamur sawit menyerupai jamur merang. Bentuknya bulat agak memanjang dengan warna gelap berwarna hitam. Saat mencapai ukuran penuh, tutupnya akan mekar. Jamur ini tumbuh sangat subur selama musim hujan di daerah perkebunan kelapa sawit seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Aman untuk dikonsumsi dan kaya akan nutrisi Berdasarkan berbagai sumber, jamur thailand yang dapat dimakan ini termasuk dalam golongan jamur yang tidak beracun dan aman untuk diproses. Kandungan nutrisinya s...

5 Resep Sederhana Olahan Ayam Goreng Sisa: Cegah Makanan Terbuang!

KonekFood - Terkadang ketika membeli makanan di luar, sedang memasak ayam atau menerima kiriman makanan dengan menu ayam goreng dari orang lain, tidak habis dimakan pada saat itu juga dan akhirnya menjadi sisa makanan. Sisa makanan ayam tersebut akhirnya disimpan di dalam kulkas dengan alasan agar dapat dikonsumsi kembali setelah dipanaskan. Menghangatkan kembali sisa makanan adalah cara yang efektif untuk mengurangi pemborosan makanan atau sampah dari sisa makanan yang masih layak dimakan, alih-alih dibuang begitu saja. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2024, persentase komposisi sampah terbesar di tingkat nasional adalah sisa makanan yang mencapai 41,60%. Namun, jika kamu merasa bosan dengan hidangan ayam goreng yang tersisa dari kemarin dan kamu panaskan kembali. Dan ingin berkreasi dengan sisa lauk ayam tersebut, kamu dapat memasaknya dengan cara yang berbeda untuk meningkatkan rasa dan selera makanan. Berikut cara memanfaatkan...

5 Tempat Beli Gorengan Enak di Makassar, Selalu Ramai Pengunjung

CHANELSULSEL.COM - Bagi penduduk Makassar, menemukan tempat membeli gorengan yang lezat bukanlah hal sulit. Namun, terdapat beberapa lokasi yang begitu enaknya, selalu ramai pengunjung dan menjadi pilihan utama banyak orang. Apa Itu Gorengan? Sebelum kita membahas rekomendasinya, mari kita terlebih dahulu memahami apa itu gorengan. Secara sederhana, gorengan adalah istilah umum untuk berbagai jenis makanan yang dimasak dengan cara digoreng. Di Nusantara, makanan gorengan merupakan camilan kesukaan yang bisa ditemui di berbagai tempat, mulai dari tukang keliling hingga restoran. Macam-macamnya sangat beragam, mulai dari yang terbuat dari bahan dasar sayuran seperti bakwan, hingga yang menggunakan bahan dasar tepung seperti cireng, serta jalangkote yang mirip dengan pastel. Makanan gorengan biasanya disajikan dalam keadaan panas dengan tambahan saus kacang, cabai rawit, atau sambal. Berikut ini 5 saran lokasi membeli gorengan di Makassar yang terkenal enak dan selalu ramai pengunju...