Skip to main content

Posts

Showing posts with the label jurnalistik

Ironi Makanan Digital: Konten Blogger Makanan Mengurangi Rezeki

Industri kuliner digital kini didominasi oleh para food blogger atau food vlogger. Jutaan orang mengikuti mereka untuk mencari rekomendasi. Kekuatan ini tidak terbantahkan, sebuah ulasan positif bisa membuat kafe kecil tiba-tiba viral, antrean panjang, dan pendapatan melonjak. Namun, di balik potensi yang menarik ini, ada sisi gelap yang jarang dibicarakan yaitu dampak buruk dari ulasan negatif yang mampu merusak bisnis dan menutup peluang penghasilan secara tiba-tiba. Kasus Pinkan Mambo hanyalah permukaan dari masalah yang lebih besar, sementara banyak pengusaha kecil, bahkan yang memiliki modal besar seperti pengusaha roti, telah menjadi korban diam-diam dari kritik digital yang tidak terkendali. Ini bukan lagi tentang "kebebasan berbicara," melainkan pertarungan antara hidup dan mati bagi pelaku usaha. Mari kita lihat bagaimana food blogger yang seharusnya menjadi jembatan, justru bisa menjadi penghancur penghidupan. Kekuatan yang Tidak Terbatas di Jari: Mengapa Ulasan N...