Skip to main content

Posts

Showing posts with the label budaya

Petualangan Kuliner Legendaris di Cikini yang Menghidupkan Sejarah, Aroma Kota Tua, dan Sajian Ikonik Jakarta

KonekFood Cikini selalu memiliki cara untuk menyambut setiap orang yang lewat: melalui bangunan tua yang berdiri kokoh, keramaian yang tak pernah reda, hingga warisan kuliner yang bertahan melewati berbagai era. Area ini bukan hanya sekadar titik pada peta Jakarta. Ia merupakan tempat di mana kisah masa lalu, kreativitas abad ini, dan kehangatan penduduk kota bersatu menciptakan suasana yang sulit ditemukan di tempat lain. Pada episode terbaru, kanal YouTube Rumah Canda Melki mengajak penonton untuk kembali menjelajahi Cikini—mulai dari sejarah yang berkaitan dengan keluarga Raden Saleh, hingga makanan-makanan legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun dan tetap menjadi favorit penduduk ibu kota. Dari gado-gado dengan saus khas, mi ayam tanpa papan nama yang selalu ramai, hingga nasi uduk yang kaya lauk menjadi favorit warga setempat; semuanya dihidangkan dalam perjalanan yang hangat, renyah, dan penuh kenangan. Berikut rangkaian makanan khas yang dikunjungi Melki di wilay...

Kembali ke Kota Lama Semarang: 20 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba!

KonekFood Semarang, kota yang terkenal dengan lumpia dan memiliki warisan sejarah serta budaya yang kaya, juga dikenal akan masakannya yang menghadirkan rasa kenangan. Dari makanan pinggir jalan hingga restoran terkenal, setiap sudut kota ini menyimpan rasa tradisional yang membuat siapa pun yang mencobanya merasa kembali ke masa lalu. Bagi penggemar makanan, mengunjungi Semarang bukan hanya sekadar wisata kota, tetapi juga perjalanan rasa yang menggabungkan tradisi, aroma bumbu, dan kenangan. Dikutip dari Google Maps, Minggu (23/11), berikut 20 lokasi kuliner yang menghadirkan kenangan lama di Semarang yang patut dicoba: 1.  Restoran dan Tempat Hiburan Aroem Berada di Jalan Dr. Wahidin Nomor 213, restoran ini buka mulai pukul 10.00 pagi setiap hari Senin. Aroem menyediakan layanan makan di tempat, bawa pulang, dan pengiriman tanpa kontak, dengan menu yang menghadirkan rasa khas masa lalu. 2.  Pesta Keboen Restoran Berada di Jalan Veteran No.29, tempat makan ini menyajikan hida...

Gultik: Kuliner Legendaris di Tikungan Blok M yang Selalu Ramai

Ringkasan Berita: Gultik (Gulai Tikungan) merupakan makanan kaki lima ikonik yang berasal dari Blok M, Jakarta Selatan. Terasa lezat, berkuah santan yang ringan, dengan rempah-rempah khas yang mengundang selera. Dapat dibuat di rumah menggunakan bahan yang mudah ditemukan tetapi masih memiliki rasa yang autentik.   KonekFood Bagi penduduk Jakarta, nama Gultik pasti sudah tidak asing lagi. Akronim dari Gulai Tikungan, hidangan ini telah menjadi ikon waktu malam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Aroma yang menggugah selera, kuah santan yang kaya akan rempah, serta harganya yang terjangkau membuat Gultik selalu diminati oleh para penggemar kuliner dari berbagai lapisan masyarakat. Gultik bukan hanya sekadar masakan gulai biasa. Ia merupakan gambaran kuliner pinggir jalan yang bertahan puluhan tahun di tengah kegemerlapan ibu kota. Setiap malam, ratusan gerobak pedagang terletak di belokan Jalan Mahakam hingga sekitar Blok M Plaza. Uap tipis dari kuah gulai yang hangat tam...

Petualangan Rasa di Cirebon, Kembali ke Akar Nusantara

KonekFood Jelajah kuliner bukan hanya tentang mencari rasa—ini merupakan cara lain untuk memahami sebuah kota, merasakan semangat kehidupannya, serta melihat kembali kehangatan masa lalu yang tersembunyi dalam aroma, rempah, dan kesederhanaan. Cirebon, kota kecil yang terletak di pesisir Jawa Barat, merupakan salah satu lokasi di mana kenangan, sejarah, dan cita rasa bersatu menciptakan kesan yang sulit dilupakan. Banyak orang berkunjung ke kota ini, namun tidak semua benar-benar mengenalnya secara mendalam. Hanya mereka yang bersedia berjalan perlahan, masuk ke desa-desa, berbicara dengan penduduk setempat, dan mencoba setiap hidangan lokal yang tetap sama sejak generasi dahulu yang mampu merasakan keaslian kota tersebut. Di channel YouTube Rumah Canda Melki, perjalanan kuliner di Cirebon PART 2—mulai dari sarapan pedesaan hingga makanan legendaris yang telah turun-temurun, menunjukkan betapa beragamnya selera dan budaya daerah tersebut. Setiap sudut menyimpan kisah, setiap piring...

3 Kuliner Legendaris Bandung: Aroma Kopi 1930 hingga Saus Kacang Ikonik Kalipah Apo!

PR GARUT -  Bandung tidak hanya dikenal karena iklimnya yang sejuk dan rangkaian tempat wisata terkini. Ada sesuatu yang jauh lebih berharga dan unik: makanan khas yang sudah terkenal sejak lama. Di tengah maraknya kafe kekinian dan restoran yang bermunculan, tiga kuliner tradisional ini tetap bertahan, bahkan semakin disukai oleh berbagai kalangan usia. Mereka tidak hanya menyajikan hidangan, tetapi juga menghadirkan kenangan, kebiasaan, serta kehangatan yang tak pernah pudar seiring berjalannya waktu. Dari kafe kopi klasik yang telah berdiri hampir seabad, mi yamin dengan rasa asli, hingga lotek dengan saus kacang yang terkenal—semua mampu memberikan pengalaman makan yang sangat istimewa. Berikut ini kisah lengkap tiga ikon kuliner yang patut Anda kunjungi saat berada di Kota Kembang. 1.Warung Kopi Purnama Mengawali keberadaannya sejak tahun 1930, Warung Kopi Purnama yang berlokasi di Jalan Alkateri Nomor 22 menjadi tempat yang disegani oleh para penggemar kopi. Kafe ini tidak ...

Kuliner Legendaris Kota Lama Semarang yang Wajib Dicoba!

KonekFood Semarang, kota yang terkenal dengan lumpia dan kaya akan sejarah serta budaya, juga dikenal karena masakannya yang menghadirkan rasa kenangan. Dari makanan pinggir jalan hingga restoran ikonik, setiap sudut kota ini menyimpan rasa tradisional yang membuat siapa pun yang mencobanya merasa kembali ke masa lalu. Bagi penggemar makanan, menjelajahi Semarang bukan hanya sekadar wisata kota, tetapi juga perjalanan rasa yang menggabungkan tradisi, aroma rempah, dan kenangan. Dikutip dari Google Maps, Minggu (23/11), berikut 20 lokasi kuliner yang memiliki nuansa kenangan di Semarang yang patut dicoba: 1.  Restoran dan Tempat Hiburan Aroem Berada di Jalan Dr. Wahidin Nomor 213, restoran ini buka mulai pukul 10.00 pagi setiap hari Senin. Aroem menyediakan layanan makan di tempat, bawa pulang, dan pengiriman tanpa kontak, dengan menu yang mengingatkan pada masa lalu. 2.  Pesta Keboen Restoran Berada di Jalan Veteran No.29, restoran ini menyediakan masakan Jawa dalam suasana tra...

Menjelajahi Keajaiban Bali: Rasa, Kuliner, dan Rahasia dalam Satu Hari

KonekFood Jalan-jalan di Bali selalu membawa kisah yang tak pernah benar-benar selesai diungkapkan. Pulau Dewata bukan hanya tujuan liburan global—ia merupakan gabungan yang seimbang antara alam, budaya, dan masakan yang memuaskan indra. Setiap sudut memiliki ciri khasnya masing-masing, mulai dari aroma masakan tradisional yang menggugah selera, keakraban penduduk setempat, hingga pemandangan yang mempesona. Di perjalanan kali ini, petualangan kuliner dan wisata berjalan bersamaan; mulai dari nasi campur ikonik hingga rujak kuah pindang yang segar, dari tempat tersembunyi di pasar hingga menyantap makanan laut sambil melihat matahari terbenam. Segala pengalaman ini dikumpulkan dalam sebuah perjalanan yang mengantarkan kita lebih dekat pada Bali yang asli. Berdasarkan channel YouTube Rumah Canda Melki – Jalan Jalan Rasa Lokal, Eksotis, dan Menggugah Selera (Episode 15), terdapat beberapa tempat makan yang seharusnya masuk dalam daftar wajib dikunjungi saat berada di Bali. Setiap lo...

Wisata Kuliner Magetan: Menjelajahi Rasa di Kaki Gunung yang Menggugah Selera

KonekFood - Magetan kembali menjadi perhatian para penggemar kuliner Nusantara. Terletak di kaki gunung dengan pemandangan yang menenangkan, daerah ini tidak hanya menyajikan keindahan alam, tetapi juga berbagai hidangan khas yang autentik, terjangkau, dan penuh makna.  Melalui tayangan kanal YouTube  RUMAH CANDA MELKI penonton diajak menjelajahi pasar, warung lokal, hingga pusat kuliner legendaris yang menunjukkan betapa kaya rasanya di kota kecil Jawa Timur ini. Reuni Teman Lama di Pasar Magetan Perjalanan Melki dimulai dengan tugas mencari teman lama mereka, Isa Wahyu Prastano. Pencarian ini membawa mereka ke Pasar Magetan, di mana Isa sedang berbelanja untuk toko miliknya. Di pasar ini, berbagai makanan tradisional Magetan ditampilkan dalam bentuk yang paling asli—mulai dari tahu dan tempe, tempe garit, hingga pelas kacang merah yang langsung menarik perhatian Melki. Pengusaha pasar yang ramah memperkenalkan berbagai masakan khas, memberi kesempatan kepada Melki untuk mencoba...

5 Kuliner Gudeg Koyor Manis Gurih di Jakarta yang Wajib Dicoba

KonekFood – Gudeg Koyor di Jakarta menyajikan suasana kuliner yang lezat dengan kombinasi rasa manis dan gurih yang sangat khas. Setiap sentuhan Gudeg Koyor di Jakarta menunjukkan ciri khas kuliner yang lezat dan membangkitkan bayangan tentang rasa manis yang gurih. Jakarta menyediakan berbagai variasi Gudeg Koyor yang menunjukkan kekayaan rasa lezat dengan keseimbangan rasa manis dan gurih yang sangat menggugah selera. Rasa lezat Gudeg Koyor di Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang menarik dengan kombinasi rasa manis dan gurih yang menyatu dalam satu alur cita rasa. Dikutip dari akun YouTube 10 BEST ID pada Minggu (23/11), terdapat sepuluh makanan Gudeg Koyor lezat di Jakarta. Rasa Cikatomas Tempat pertama yang menyajikan masakan khas Semarang berada di lokasi istimewa di dalam sebuah toko batik. Kondisi restoran mengusung konsep gabungan antara nuansa Jawa tradisional dengan sentuhan modern yang khas. Makanan khas mereka ialah olahan mangga muda yang dicampur denga...

Perjalanan Rasa di Kota Solo: Sejarah dan Semangat Jawa dalam Satu Hari

KonekFood - Kota Solo, yang juga dikenal sebagai Surakarta, senantiasa memberikan pengalaman unik bagi siapa saja yang berkunjung. Dengan suasana yang nyaman, budaya yang kaya, dan julukan yang penuh makna sebagai The Spirit of Java , kota ini menjadi tujuan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh dengan kisah. Dalam tayangan terbaru RUMAH CANDA MELKI, Melki mengajak penonton menjelajahi sehari penuh pengalaman rasa—dimulai dari sarapan dekat Stasiun Balapan, mencari legenda tengkleng, menikmati ayam kampung yang terkenal, hingga menyelesaikan perjalanan dengan keindahan Kampung Batik Kauman dan serabi Notosuman yang terkenal. Dengan gaya yang khas, santai, dan penuh canda, perjalanan ini menunjukkan bagaimana makanan dan budaya di Solo bersatu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Setiap sudut kota menawarkan nuansa, setiap hidangan menyimpan kisah, dan setiap pertemuan memberikan kehangatan yang terasa dekat. 1. Makan pagi di Warung Pak Di, dekat Stasiun Balapan Per...

Mbah Slamet 52 Tahun, Masakan Ongklok Jadi Ikon Kuliner Wonosobo

WONOSOBO, KonekFood — Di sudut kecil di Wonosobo, aroma kaldu kanji hangat yang bercampur bumbu kacang dan sate sapi terus tercium setiap hari. Bagi sejumlah orang, ini hanyalah sekotak mi ongklok, makanan khas yang menjadi ciri khas wilayah pegunungan Dieng dan Kabupaten Wonosobo secara umum. Namun, bagi Mbah Slamet yang berusia 87 tahun, hidangan ini merupakan bagian dari perjalanan hidupnya sejak pertama kali ia jual pada tahun 1973. Dengan tangan yang sudah tua namun masih gesit, ia mengaduk mi dan sayuran di atas bilah bambu yang disebut ongklok, alat yang memberi nama pada hidangan ini. Saat ini, ia menjual di Mie Ongklok Mbah Slamet, Perempatan Sumberan, Sumberan Utara, Kecamatan Wonosobo. "Dulu hanya ada satu atau dua penjual, sekarang sudah banyak sekali," kata Mbah Slamet, mengenang masa awal ia memulai berjualan mi ongklok di Festival Kuliner Wonosobo pada hari Minggu (23/11/2025). Sebelum memulai usaha mi ongklok, Mbah Slamet mengakui bahwa ia sedang tidak ...

Mbah Slamet dan 52 Tahun Rahasia Mi Ongklok, Kini Jadi Kuliner Wonosobo

WONOSOBO, KonekFood — Di sudut kecil di Wonosobo, aroma kaldu kanji panas yang dicampur bumbu kacang dan sate sapi terus tercium setiap hari. Bagi sejumlah orang, ini hanyalah sekotak mi ongklok, makanan khas yang menjadi ciri khas wilayah pegunungan Dieng dan Kabupaten Wonosobo secara umum. Namun, bagi Mbah Slamet yang berusia 87 tahun, hidangan ini merupakan bagian dari perjalanan hidupnya sejak pertama kali ia menjualnya pada tahun 1973. Dengan tangan yang sudah tua namun masih gesit, ia mengaduk mi dan sayuran di atas bilah bambu yang disebut ongklok, alat yang memberi nama pada hidangan ini. Saat ini, ia menjual di Mie Ongklok Mbah Slamet, Perempatan Sumberan, Sumberan Utara, Kecamatan Wonosobo. "Dulu hanya ada satu atau dua penjual, sekarang sudah banyak sekali," kata Mbah Slamet, mengenang masa awal ia memulai berjualan mi ongklok di Festival Kuliner Wonosobo pada hari Minggu (23/11/2025). Sebelum memulai usaha mi ongklok, Mbah Slamet mengakui bahwa ia sedang ti...

Sejarah Telur Gulung: Camilan Legendaris Anak Sekolahan di Solo yang Terinspirasi Masakan Romawi

Ringkasan Berita: Telur gulung merupakan camilan tradisional yang diminati sejak era 1990-an, sering dijual di dekat sekolah dan area umum Kota Solo, memiliki cara pengolahan khusus serta rasa yang mengundang kenangan. Meski sederhana, makanan ringan ini memiliki riwayat panjang yang berasal dari perkembangan telur dadar dan masih diminati oleh berbagai kalangan usia. Di Surakarta, salah satu pedagang favorit berada di Taman Jayawijaya, misalnya Pak Sito yang menyediakan berbagai pilihan dengan harga murah.   KonekFood, SOLO - Telur gulung merupakan salah satu makanan khas yang masih terkenal di Solo, Jawa Tengah hingga saat ini. Secara umum, penjaja telur gulung biasanya berada di dekat sekolah-sekolah di Solo atau di sekitar area taman yang tersedia untuk umum. Ciri khas dari penjual tersebut adalah menggunakan sepeda atau motor, jarang ditemukan yang membawa barang dengan cara dipikul. Mereka menjual menggunakan etalase kecil, satu untuk menampilkan telur serta menyimpan b...

Tutut: Camilan Murah yang Menyimpan Rahasia Mengejutkan

Di balik harga yang terjangkau dan aroma rempah kunyit yang familiar di ingatan, tutut, keong sawah yang sering dijual di tepi jalan, ternyata menyimpan sejumlah fakta yang mengejutkan. Mulai dari kandungan protein yang tidak kalah dibandingkan daging ayam, upacara tradisional yang menjadikannya simbol kelimpahan, hingga penemuan ilmiah mengenai bahaya jika dikonsumsi dari air yang tercemar. Benda-benda yang ditemukan ini kembali membuat tutut menjadi topik pembicaraan sebagai makanan sederhana yang penuh dengan kisah. Phenomenon Tutut: Makanan Kaki Lima yang Tak Pernah Padam Setiap hari sore, penjual tutut selalu dijajaki oleh pelanggan tetap. Mulai dari siswa sekolah hingga karyawan yang pulang kerja, aroma bumbu kunyit dan daun jeruk yang keluar dari panci besar terasa seperti tanda khas bahwa tutut merupakan makanan yang "tak pernah pudar oleh waktu." Meskipun banyak makanan modern bermunculan, tutut tetap menjadi pilihan utama di berbagai daerah, khususnya di Jawa B...