
Lima Provinsi Penghasil Padi Terbesar di Indonesia Tahun 2025
Pada tahun 2025, sektor pertanian Indonesia masih mengalami dominasi dari produksi padi. Beras tetap menjadi komoditas utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, beberapa provinsi berperan penting sebagai penopang utama produksi padi di tanah air.
Berikut adalah lima provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan beras domestik:
1. Jawa Timur
Jawa Timur tetap menjadi provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia. Dengan hasil panen mencapai lebih dari 9,7 juta ton gabah kering giling (GKG), provinsi ini menyumbang sekitar 18% dari total produksi nasional. Beberapa kabupaten seperti Lamongan, Ngawi, dan Bojonegoro menjadi sentra utama produksi padi. Kondisi tanah yang subur serta adanya dukungan irigasi membuat Jawa Timur dikenal sebagai lumbung padi nasional yang stabil.
2. Jawa Barat
Di posisi kedua, Jawa Barat memiliki total produksi sekitar 9,1 juta ton GKG. Daerah seperti Indramayu, Subang, dan Karawang menjadi pusat utama penghasil padi. Indramayu bahkan mampu menghasilkan lebih dari 1 juta ton padi per tahun, menjadikannya salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
3. Jawa Tengah
Jawa Tengah juga termasuk provinsi dengan produksi padi terbesar. Pada tahun 2025, total hasil panen mencapai sekitar 9 juta ton GKG. Kabupaten Grobogan, Cilacap, dan Pati menjadi pusat utama produksi beras. Kabupaten Grobogan dikenal memiliki lahan sawah yang sangat luas, sehingga menjadi salah satu penyokong utama produksi padi di Jawa.
4. Sulawesi Selatan
Meskipun tidak berasal dari Pulau Jawa, Sulawesi Selatan berhasil mencatatkan kontribusi besar dalam produksi padi. Total produksi mencapai sekitar 4,8 juta ton GKG. Kabupaten Wajo dan Bone menjadi sentra utama penghasil padi di provinsi ini. Keberadaan Sulawesi Selatan sebagai produsen padi terbesar menunjukkan peningkatan peran wilayah luar Jawa dalam mendukung kebutuhan beras nasional.
5. Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan melengkapi daftar lima besar dengan total produksi sekitar 2,8 juta ton GKG. Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Timur menjadi pusat penghasil padi utama. Meskipun tidak sebesar Jawa Timur atau Jawa Barat, kontribusi Sumatera Selatan tetap penting untuk menjaga ketersediaan beras di wilayah barat Indonesia.
Peran Penting Lima Provinsi dalam Ketahanan Pangan Nasional
Lima provinsi tersebut—Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan—memainkan peran vital dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan dukungan teknologi pertanian modern, program pemerintah, dan kerja keras petani, Indonesia memiliki potensi besar untuk semakin mandiri dalam produksi beras. Keberadaan provinsi-provinsi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan di masa depan.
Comments
Post a Comment