Skip to main content

2 Tempat Kuliner Terbaik di Bangkok: Makanan Jalan dan Pasar Buah Premium

Pesona Street Food Malam

Kuliner street food dan makanan tradisional sangat identik dengan Thailand. Bahkan, salah satu tujuan utama saya berkunjung ke Bangkok selain untuk berwisata adalah mencari makanannya. Selain harganya yang cukup terjangkau dan tidak jauh berbeda dari harga kuliner di Jakarta, Bangkok juga menawarkan kualitas makanan pinggir jalan yang lebih dari sekadar "makanan jalanan". Kebersihan, kualitas, dan rasanya patut diapresiasi!

Untuk menikmati makanan jalanan di satu lokasi yang nyaman, terdapat sebuah kawasan bernama JODD FAIRS. Tempat ini merupakan versi terbaru dari pasar legendaris Ratchada Train Night Market yang dahulu sangat diminati oleh para wisatawan. Kawasan ini buka setiap hari mulai pukul 5 sore hingga tengah malam. Di sini lebih dari 600 tenant berkumpul dalam satu area, menyediakan berbagai pilihan: mulai dari masakan khas Thailand, minuman terkini, pakaian, hingga barang-barang unik. Namun, waspadalah agar tidak tergoda berlebihan saat berkunjung ke sini!

Salah satu hal menarik dari makanan jalanan Thailand adalah adanya udang mentah yang diambil langsung dari akuarium dengan menggunakan saringan—dikenal sebagai Goong Chae Nam Pla. Meskipun disajikan dalam keadaan mentah dan berasal langsung dari akuarium, udang ini tidak memiliki aroma amis karena masih sangat segar.

Sebenarnya, di Bangkok terdapat banyak pasar makanan lainnya yang biasanya berada dekat pusat perbelanjaan. Namun, setelah saya melakukan sedikit penelitian, JODD FAIRS tampaknya menjadi yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan. Tidak hanya menjual makanan, tempat ini juga memperkenalkan budaya Thailand melalui berbagai jenis masakan. Saya dan teman-teman menghabiskan beberapa jam untuk mencoba berbagai makanan di sini, mulai dari membeli sate khas Thailand hingga mango sticky rice yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bangkok.

Menyusuri Pasar Buah Premium

Jika malam hari menjadi momen ideal untuk menikmati kuliner di JODD FAIRS, maka pagi hari adalah saat yang sempurna untuk mencari buah-buahan segar. Bangkok terkenal dengan industri buah berkualitas tinggi, sehingga menjadi salah satu kota dengan volume ekspor buah terbesar di Asia.

Daftar tempat makan yang ingin saya kunjungi berikutnya adalah mengunjungi pasar buah di Bangkok. Pilihan saya jatuh pada Pasar Or Tor Kor, sebuah pasar buah kelas atas yang terletak di area Jalan Kamphaeng Phet, tepat di seberang Chatuchak Weekend Market. Menurut informasi, pasar ini pernah dinobatkan oleh CNN sebagai salah satu dari 10 pasar segar terbaik di dunia pada tahun 2017.

Perasaan itu langsung saya alami ketika pertama kali memasuki area pasar. Di sebelah kanan dan kiri, para penjual sudah ramai menawarkan potongan buah untuk dicoba sambil memanggil calon pembeli agar mencicipi buah yang mereka tawarkan. Berdasarkan pengamatan saya, jenis buah yang dijual sangat beragam. Bahkan, banyak penjual yang menjual durian dan dengan antusias memberikan sampelnya. Sayangnya, saya sendiri tidak terlalu menyukai durian, sehingga saya memutuskan untuk pergi ke bagian lain pasar. Berbeda dengan teman-teman saya yang justru semangat mencoba durian berulang kali.

Menurut saya, kondisi di dalam pasar ini cukup bersih untuk ukuran pasar tradisional. Ukuran bangunan sudah memadai, dan suasana tidak terlalu ramai, mungkin karena saya datang pada pagi hari di hari kerja.

Tak terasa, setelah berkeliling, saya dan teman-teman sudah membawa banyak sekali kantong plastik yang berisi berbagai makanan dan buah segar. Berbelanja di sini memberikan pengalaman yang menyenangkan, tanpa merasa terburu-buru. Area penyajian buahnya sangat menarik dan rapi, sangat cocok untuk dijadikan bahan unggahan Instagram.

Pasar ini beroperasi mulai pukul 06.00 pagi hingga 20.00 malam. Akses ke tempat ini sangat mudah karena lokasinya dekat dengan pintu keluar Stasiun BTS Kamphaeng Phet.

Pasar Or Tor Kor dapat menjadi pilihan wisata kuliner bagi yang ingin mencoba perpaduan antara pasar tradisional dan food court dengan berbagai hidangan khas Bangkok. Selain itu, tempat ini juga ideal sebagai lokasi bersantai sambil menikmati jus buah atau air kelapa segar setelah lelah menjelajahi Chatuchak Weekend Market yang berada di seberangnya.

Jika kamu termasuk orang yang suka menikmati makanan jalanan di malam hari dan berbelanja buah segar di pagi hari, Bangkok adalah tempat yang sempurna. Membaca artikel ini akan menjadi pilihan yang tepat. Saat berkunjung ke Bangkok, jangan lupa mengunjungi JODD FAIRS dan Or Tor Kor Market, karena kedua tempat ini memiliki cara khas dalam menyajikan pengalaman lewat rasa.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Jamur Sawit: Makanan Bergizi dari Limbah yang Rendah Lemak

PORTAL NANDAI – Di tengah luasnya perkebunan kelapa sawit, terdapat sebuah kekayaan kuliner yang mungkin belum banyak diketahui: jamur sawit . Jamur ini menarik karena berkembang baik pada limbah tandan kosong kelapa sawit (tankos) yang mulai mengalami penguraian. Kehadirannya di media yang tidak biasa sering kali memunculkan pertanyaan, apakah jamur sawit bisa dimakan Ya, jamur ini tidak hanya aman untuk dimakan, tetapi juga sangat bernutrisi. Ciri-Ciri dan Lingkungan Tumbuh Jamur Sawit Secara fisik, jamur sawit menyerupai jamur merang. Bentuknya bulat agak memanjang dengan warna gelap berwarna hitam. Saat mencapai ukuran penuh, tutupnya akan mekar. Jamur ini tumbuh sangat subur selama musim hujan di daerah perkebunan kelapa sawit seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Aman untuk dikonsumsi dan kaya akan nutrisi Berdasarkan berbagai sumber, jamur thailand yang dapat dimakan ini termasuk dalam golongan jamur yang tidak beracun dan aman untuk diproses. Kandungan nutrisinya s...

5 Resep Sederhana Olahan Ayam Goreng Sisa: Cegah Makanan Terbuang!

KonekFood - Terkadang ketika membeli makanan di luar, sedang memasak ayam atau menerima kiriman makanan dengan menu ayam goreng dari orang lain, tidak habis dimakan pada saat itu juga dan akhirnya menjadi sisa makanan. Sisa makanan ayam tersebut akhirnya disimpan di dalam kulkas dengan alasan agar dapat dikonsumsi kembali setelah dipanaskan. Menghangatkan kembali sisa makanan adalah cara yang efektif untuk mengurangi pemborosan makanan atau sampah dari sisa makanan yang masih layak dimakan, alih-alih dibuang begitu saja. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2024, persentase komposisi sampah terbesar di tingkat nasional adalah sisa makanan yang mencapai 41,60%. Namun, jika kamu merasa bosan dengan hidangan ayam goreng yang tersisa dari kemarin dan kamu panaskan kembali. Dan ingin berkreasi dengan sisa lauk ayam tersebut, kamu dapat memasaknya dengan cara yang berbeda untuk meningkatkan rasa dan selera makanan. Berikut cara memanfaatkan...

Teka-Teki Makanan dan Minuman MPLS 2025: Ultramilk, Minuman Pahlawan

Persiapan Hari Pertama Sekolah untuk Siswa Baru Tribuners, sebagai orang tua, saatnya mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Karena tidak lama lagi, hari pertama masuk sekolah akan tiba. Menurut kalender akademik yang berlaku di Jawa Barat tahun 2025/2026, hari pertama masuk sekolah atau masa ajaran baru akan jatuh pada hari Senin, 14 Juli 2024. Oleh karena itu, para orang tua perlu mempersiapkan diri untuk membantu anak-anak mereka dalam menghadapi hari pertama sekolah. Khususnya bagi siswa baru, mereka akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini biasanya disusun dengan menarik agar siswa baru semakin antusias dan siap menjalani proses belajar-mengajar. Di dalam MPLS, terdapat berbagai materi yang bervariasi, termasuk teka-teki makanan dan minuman yang harus ditebak oleh peserta didik. Berikut ini adalah beberapa contoh teka-teki makanan dan minuman yang bisa digunakan dalam MPLS, beserta kunci jawabannya: Berlumut = Kacang Ijo Batu manis ...