Skip to main content

Bapanas Jamin Penyerapan Gula Petani Tetap Tinggi

Featured Image

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,5 Triliun untuk Menyerap Gula Petani

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun guna menyerap gula petani dalam negeri. Langkah ini diambil untuk memastikan harga gula tidak turun di bawah harga acuan penjualan (HAP), sehingga stabilitas pasar tetap terjaga.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyampaikan bahwa penyerapan gula petani dilakukan melalui mekanisme lelang yang dikelola oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Harga minimal yang ditetapkan adalah sebesar Rp14.500 per kilogram. Dengan adanya penyerapan ini, pemerintah berupaya menghindari penurunan harga yang bisa merugikan para petani tebu.

Kesepakatan Bersama Stakeholder Pergulaan

Ketut menjelaskan bahwa kesepakatan ini telah dihasilkan dari Rapat Pembahasan Program Penyerapan Gula Petani yang digelar di Surabaya pada 22 Agustus lalu. Dalam rapat tersebut, seluruh pemangku kepentingan seperti petani, pedagang, dan pabrik gula sepakat untuk tidak melakukan transaksi di bawah harga tersebut. Mereka juga setuju untuk menghindari praktik 'cash back' yang bisa merugikan petani.

"Petani dan pedagang tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah hadir, pedagang berkontribusi, dan petani berjuang. Semua harus saling mendengar dan melengkapi. Dengan kebersamaan, problem penyerapan gula bisa diantisipasi," ujar Ketut.

Upaya Meningkatkan Kualitas Gula

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas gula petani agar sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar dalam negeri.

Di sisi lain, peredaran gula rafinasi di pasar eceran dilarang keras. Untuk memastikan pelaksanaannya, Satgas Pangan Polri akan melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran distribusi gula rafinasi.

Peran Pemerintah dalam Stabilisasi Harga

Menurut Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, menjaga harga gula di tingkat petani agar tidak berada di bawah HAP telah ditetapkan melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, yaitu Rp14.500 per kilogram (kg).

Ia menekankan bahwa jika BUMN pangan seperti ID Food atau Bulog diberikan dana untuk membeli gula tingkat petani, harga gula petani akan membaik dalam dua bulan lagi. Namun, hal ini akan sulit dicapai jika ada rembesan gula industri atau gula rafinasi yang masuk ke pasar.

Anggaran Rp1,5 Triliun untuk Mempercepat Penyerapan

Anggaran sebesar Rp1,5 triliun yang telah disiapkan pemerintah menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penyerapan gula petani. Dana ini diperlukan untuk menekan penumpukan gula di gudang dan mengembalikan harga ke level yang wajar sesuai HAP.

Selama ini, keterbatasan kapasitas keuangan penggilingan milik negara membuat gula petani tertahan di gudang. Di samping itu, tekanan pasar semakin kuat akibat masuknya impor dalam jumlah besar. Oleh karena itu, alokasi dana besar melalui Danantara menjadi bukti nyata respon cepat pemerintah dalam mengatasi masalah mendesak ini.

Data Harga Gula Terbaru

Berdasarkan Panel Harga Pangan per 23 Agustus 2025, rata-rata harga gula di tingkat produsen mencapai Rp14.746 per kg. Harga ini masih berada di atas HAP. Namun, harga ini mengalami penurunan dibanding sepekan sebelumnya, di mana rata-rata harga gula sebesar Rp14.762 per kg.

Harga terendah di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp14.550 per kg, sedangkan harga tertinggi di Jawa Timur sebesar Rp14.975 per kg. Dengan adanya kebijakan stabilisasi harga dan penyerapan gula petani, pemerintah berharap dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan konsumen.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Jamur Sawit: Makanan Bergizi dari Limbah yang Rendah Lemak

PORTAL NANDAI – Di tengah luasnya perkebunan kelapa sawit, terdapat sebuah kekayaan kuliner yang mungkin belum banyak diketahui: jamur sawit . Jamur ini menarik karena berkembang baik pada limbah tandan kosong kelapa sawit (tankos) yang mulai mengalami penguraian. Kehadirannya di media yang tidak biasa sering kali memunculkan pertanyaan, apakah jamur sawit bisa dimakan Ya, jamur ini tidak hanya aman untuk dimakan, tetapi juga sangat bernutrisi. Ciri-Ciri dan Lingkungan Tumbuh Jamur Sawit Secara fisik, jamur sawit menyerupai jamur merang. Bentuknya bulat agak memanjang dengan warna gelap berwarna hitam. Saat mencapai ukuran penuh, tutupnya akan mekar. Jamur ini tumbuh sangat subur selama musim hujan di daerah perkebunan kelapa sawit seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Aman untuk dikonsumsi dan kaya akan nutrisi Berdasarkan berbagai sumber, jamur thailand yang dapat dimakan ini termasuk dalam golongan jamur yang tidak beracun dan aman untuk diproses. Kandungan nutrisinya s...

Teka-Teki Makanan dan Minuman MPLS 2025: Ultramilk, Minuman Pahlawan

Persiapan Hari Pertama Sekolah untuk Siswa Baru Tribuners, sebagai orang tua, saatnya mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Karena tidak lama lagi, hari pertama masuk sekolah akan tiba. Menurut kalender akademik yang berlaku di Jawa Barat tahun 2025/2026, hari pertama masuk sekolah atau masa ajaran baru akan jatuh pada hari Senin, 14 Juli 2024. Oleh karena itu, para orang tua perlu mempersiapkan diri untuk membantu anak-anak mereka dalam menghadapi hari pertama sekolah. Khususnya bagi siswa baru, mereka akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini biasanya disusun dengan menarik agar siswa baru semakin antusias dan siap menjalani proses belajar-mengajar. Di dalam MPLS, terdapat berbagai materi yang bervariasi, termasuk teka-teki makanan dan minuman yang harus ditebak oleh peserta didik. Berikut ini adalah beberapa contoh teka-teki makanan dan minuman yang bisa digunakan dalam MPLS, beserta kunci jawabannya: Berlumut = Kacang Ijo Batu manis ...

Siap-siap! Alfamart Run 2025 Banjir Isi Goodie Bag Seberat 40 Kg Senilai Rp 3 Juta

KonekFood , JAKARTA - Alfamart Run tahun ini bakal hadir di Plaza Parkir Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu, 19 Oktober 2025. Perhelatan yang kini memasuki edisi ke-4 ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Semarak Ulang Tahun Alfamart ke-26. Ryan Alfons Kaloh, Marketing Director Alfamart menuturkan antusiasme publik terhadap Alfamart Run 2025 sangat tinggi. Terbukti dari habisnya kuota pendaftaran batch pertama melalui aplikasi Alfagift pada Mei lalu. Nah menyusul kesuksesan tersebut, Ryan mengatakan pendaftaran batch kedua akan kembali dibuka pada 14 Juli 2025 dan tersedia secara eksklusif di aplikasi Alfagift. “Alfamart Run telah memasuki tahun ke-4 dan kembali disambut dengan animo luar biasa. Tahun ini, lebih dari tiga juta pecinta lari bersaing memperebutkan ribuan tiket, yang pada batch satu lalu habis dalam waktu sangat singkat,” ujar Ryan di Alfa Tower, Alam Sutera, Tangerang, Kamis (10/7). Tiket yang dibanderol seharga Rp500 ribu itu, sudah terma...