Skip to main content

Kupat Tahu Mangunreja, Kuliner Tradisional Tasikmalaya yang Abadi

Kupat Tahu Mangunreja, Kuliner Tradisional Tasikmalaya yang Abadi

Sejarah dan Cara Membuat Kupat Tahu Mangunreja, Kuliner Legendaris Tasikmalaya

Tasikmalaya dikenal dengan berbagai makanan khas yang menggugah selera. Salah satu yang paling terkenal adalah Kupat Tahu Mangunreja. Makanan ini tidak hanya menjadi favorit warga setempat, tetapi juga diminati oleh para pengunjung yang berkunjung ke kota ini. Kupat Tahu Mangunreja memiliki cita rasa yang unik dan bumbu yang khas, membuatnya menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba.

Kupat Tahu Mangunreja berasal dari Kampung Toblong, Kecamatan Mangunreja. Warung yang menjual makanan ini berada di pinggir Jalan Raya Tasikmalaya-Garut KM 2, dekat dengan Kantor Polres Tasikmalaya. Keberadaannya sudah ada sejak tahun 1955 dan telah turun temurun hingga tiga generasi. Saat ini, warung ini dikelola oleh Lala Nurlaela, yang merupakan generasi ketiga dari keluarga yang memulai usaha ini.

Awal mula Kupat Tahu Mangunreja dimulai dari kakek buyut Lala, yaitu Abah Usam dan Ochi. Mereka awalnya berjualan dengan cara dipikul dari kampung ke kampung. Meskipun kini sudah memiliki tempat tetap, cita rasa dan tekstur Kupat Tahu Mangunreja tetap terjaga dengan baik. Bumbu kacang yang digunakan memiliki rasa pedas dengan campuran bawang daun, serta ditambahkan kecap manis dan kerupuk sebagai pelengkap.

Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Kupat Tahu Mangunreja

Untuk membuat Kupat Tahu Mangunreja, kamu membutuhkan beberapa bahan dasar seperti:

  • 6–7 ketupat siap pakai, potong-potong
  • 2 sendok makan bawang goreng
  • 1 buah tahu putih

Selain itu, kamu juga memerlukan bahan untuk saus atau sambal, antara lain:

  • 1 sendok teh garam
  • 4 sendok teh gula merah
  • 1/2 liter air
  • 150 gram kacang tanah goreng
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu halus yang dibutuhkan adalah:

  • 1/4 sendok terasi, goreng
  • 2 siung bawang putih
  • 1 buah cabai merah besar
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 1 cm kencur

Langkah-Langkah Memasak Kupat Tahu Mangunreja

Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat Kupat Tahu Mangunreja:

  1. Tuangkan air putih dan garam ke dalam wadah, lalu rendam tahu putih di dalamnya.
  2. Potong ketupat sesuai selera.
  3. Setelah tahu cukup meresap, angkat dan goreng sampai matang.
  4. Potong tahu sesuai selera.

Untuk membuat saus atau sambal:

  1. Haluskan kacang tanah.
  2. Panaskan minyak dan tumis semua bumbu halus hingga harum.
  3. Masukkan kacang tanah, gula merah, dan garam. Aduk hingga rata.
  4. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil sesekali diaduk. Masak hingga matang.

Setelah itu, sajikan kupat tahu dalam piring saji dan siram dengan saus atau sambal yang telah dibuat. Taburi dengan bawang goreng dan toge jika suka. Kupat Tahu Mangunreja akan memberikan sensasi rasa yang lezat dan memanjakan lidah.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Jamur Sawit: Makanan Bergizi dari Limbah yang Rendah Lemak

PORTAL NANDAI – Di tengah luasnya perkebunan kelapa sawit, terdapat sebuah kekayaan kuliner yang mungkin belum banyak diketahui: jamur sawit . Jamur ini menarik karena berkembang baik pada limbah tandan kosong kelapa sawit (tankos) yang mulai mengalami penguraian. Kehadirannya di media yang tidak biasa sering kali memunculkan pertanyaan, apakah jamur sawit bisa dimakan Ya, jamur ini tidak hanya aman untuk dimakan, tetapi juga sangat bernutrisi. Ciri-Ciri dan Lingkungan Tumbuh Jamur Sawit Secara fisik, jamur sawit menyerupai jamur merang. Bentuknya bulat agak memanjang dengan warna gelap berwarna hitam. Saat mencapai ukuran penuh, tutupnya akan mekar. Jamur ini tumbuh sangat subur selama musim hujan di daerah perkebunan kelapa sawit seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Aman untuk dikonsumsi dan kaya akan nutrisi Berdasarkan berbagai sumber, jamur thailand yang dapat dimakan ini termasuk dalam golongan jamur yang tidak beracun dan aman untuk diproses. Kandungan nutrisinya s...

5 Resep Sederhana Olahan Ayam Goreng Sisa: Cegah Makanan Terbuang!

KonekFood - Terkadang ketika membeli makanan di luar, sedang memasak ayam atau menerima kiriman makanan dengan menu ayam goreng dari orang lain, tidak habis dimakan pada saat itu juga dan akhirnya menjadi sisa makanan. Sisa makanan ayam tersebut akhirnya disimpan di dalam kulkas dengan alasan agar dapat dikonsumsi kembali setelah dipanaskan. Menghangatkan kembali sisa makanan adalah cara yang efektif untuk mengurangi pemborosan makanan atau sampah dari sisa makanan yang masih layak dimakan, alih-alih dibuang begitu saja. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2024, persentase komposisi sampah terbesar di tingkat nasional adalah sisa makanan yang mencapai 41,60%. Namun, jika kamu merasa bosan dengan hidangan ayam goreng yang tersisa dari kemarin dan kamu panaskan kembali. Dan ingin berkreasi dengan sisa lauk ayam tersebut, kamu dapat memasaknya dengan cara yang berbeda untuk meningkatkan rasa dan selera makanan. Berikut cara memanfaatkan...

Teka-Teki Makanan dan Minuman MPLS 2025: Ultramilk, Minuman Pahlawan

Persiapan Hari Pertama Sekolah untuk Siswa Baru Tribuners, sebagai orang tua, saatnya mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Karena tidak lama lagi, hari pertama masuk sekolah akan tiba. Menurut kalender akademik yang berlaku di Jawa Barat tahun 2025/2026, hari pertama masuk sekolah atau masa ajaran baru akan jatuh pada hari Senin, 14 Juli 2024. Oleh karena itu, para orang tua perlu mempersiapkan diri untuk membantu anak-anak mereka dalam menghadapi hari pertama sekolah. Khususnya bagi siswa baru, mereka akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini biasanya disusun dengan menarik agar siswa baru semakin antusias dan siap menjalani proses belajar-mengajar. Di dalam MPLS, terdapat berbagai materi yang bervariasi, termasuk teka-teki makanan dan minuman yang harus ditebak oleh peserta didik. Berikut ini adalah beberapa contoh teka-teki makanan dan minuman yang bisa digunakan dalam MPLS, beserta kunci jawabannya: Berlumut = Kacang Ijo Batu manis ...