Skip to main content

Resep Ilabulo Khas Gorontalo, Makanan Sagu yang Disukai Wisatawan

Featured Image

Makanan Khas Gorontalo yang Menarik Perhatian Wisatawan

Gorontalo dikenal dengan berbagai makanan khas daerah yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Salah satu makanan yang paling diminati dan direkomendasikan adalah Ilabulo. Meskipun terlihat mirip dengan pepes, isiannya sangat berbeda dari makanan tradisional lainnya.

Ilabulo merupakan makanan yang dibuat dari bahan dasar sagu, kemudian dicampur dengan hati ayam dan telur, lalu dibungkus menggunakan daun pisang. Proses memasak Ilabulo biasanya dilakukan dengan cara dibakar atau direbus. Tidak hanya itu, tekstur kenyal dan cita rasa pedas membuat Ilabulo menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat setempat.

Selain warga lokal, Ilabulo juga menjadi agenda wajib bagi para wisatawan yang datang ke Gorontalo. Salah satu warung legendaris yang menyediakan Ilabulo dapat ditemukan di Jalan Pangeran Diponegoro. Hal ini menjadikan Ilabulo sebagai bagian penting dari budaya kuliner Gorontalo.

Jika Anda tertarik mencoba membuat Ilabulo sendiri di rumah, berikut resep sederhana yang bisa Anda ikuti:

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:

  • Daging ayam, hati ayam, ampela, dan kulit (secukupnya)
  • 2 telur rebus, dipotong-potong
  • 1 bungkus santan instan ukuran 65 ml
  • Sagu sebanyak 350 gram, larutkan dengan air secukupnya
  • Cabai sebanyak 7 buah
  • Bawang merah 7 siung
  • Bawang putih 4 siung
  • Jahe sebesar satu ruas jari
  • Royco sebanyak 1 sendok makan
  • Garam sebanyak 1 sendok teh
  • Lada sebanyak ½ sendok teh
  • Daun pisang untuk membungkus

Cara Membuat Ilabulo:

  1. Potong kecil-kecil hati ayam, ampela, kulit, dan daging ayam sebagai isian, lalu bersihkan.
  2. Larutkan sagu dengan 1 gelas air hingga tidak ada gumpalan.
  3. Haluskan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, dan jahe.
  4. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum.
  5. Masukkan potongan hati ayam, ampela, kulit, dan daging ayam, aduk hingga merata.
  6. Tambahkan 150 ml air dan masak hingga bahan isian matang.
  7. Masukkan bumbu penyedap seperti garam, Royco, dan lada.
  8. Tambahkan santan instan, lalu aduk hingga merata. Jika rasanya terlalu asin, jangan khawatir karena masih ada tambahan larutan sagu nanti.
  9. Masukkan larutan sagu, lalu aduk hingga adonan kering dan tercampur rata.
  10. Jika adonan sudah mengental, matikan kompor dan aduk kembali hingga adonan padat dan mengental.
  11. Siapkan daun pisang yang sudah dibersihkan. Ukuran daun pisang bisa disesuaikan.
  12. Tuang 1 sendok makan adonan ke atas daun pisang, pipihkan, lalu masukkan isian telur di tengahnya.
  13. Tutup dan lipat daun pisang sesuai kreasi masing-masing. Ulangi hingga adonan habis.
  14. Siapkan kukusan. Setelah kukusan panas, masukkan adonan yang sudah dibungkus.
  15. Kukus selama 30 menit. Periksa adonan, jika sudah matang, angkat.

Ilabulo khas Gorontalo siap dinikmati. Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Dengan resep sederhana ini, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah dan merasakan sensasi kuliner khas Gorontalo secara langsung.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Jamur Sawit: Makanan Bergizi dari Limbah yang Rendah Lemak

PORTAL NANDAI – Di tengah luasnya perkebunan kelapa sawit, terdapat sebuah kekayaan kuliner yang mungkin belum banyak diketahui: jamur sawit . Jamur ini menarik karena berkembang baik pada limbah tandan kosong kelapa sawit (tankos) yang mulai mengalami penguraian. Kehadirannya di media yang tidak biasa sering kali memunculkan pertanyaan, apakah jamur sawit bisa dimakan Ya, jamur ini tidak hanya aman untuk dimakan, tetapi juga sangat bernutrisi. Ciri-Ciri dan Lingkungan Tumbuh Jamur Sawit Secara fisik, jamur sawit menyerupai jamur merang. Bentuknya bulat agak memanjang dengan warna gelap berwarna hitam. Saat mencapai ukuran penuh, tutupnya akan mekar. Jamur ini tumbuh sangat subur selama musim hujan di daerah perkebunan kelapa sawit seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Aman untuk dikonsumsi dan kaya akan nutrisi Berdasarkan berbagai sumber, jamur thailand yang dapat dimakan ini termasuk dalam golongan jamur yang tidak beracun dan aman untuk diproses. Kandungan nutrisinya s...

5 Resep Sederhana Olahan Ayam Goreng Sisa: Cegah Makanan Terbuang!

KonekFood - Terkadang ketika membeli makanan di luar, sedang memasak ayam atau menerima kiriman makanan dengan menu ayam goreng dari orang lain, tidak habis dimakan pada saat itu juga dan akhirnya menjadi sisa makanan. Sisa makanan ayam tersebut akhirnya disimpan di dalam kulkas dengan alasan agar dapat dikonsumsi kembali setelah dipanaskan. Menghangatkan kembali sisa makanan adalah cara yang efektif untuk mengurangi pemborosan makanan atau sampah dari sisa makanan yang masih layak dimakan, alih-alih dibuang begitu saja. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2024, persentase komposisi sampah terbesar di tingkat nasional adalah sisa makanan yang mencapai 41,60%. Namun, jika kamu merasa bosan dengan hidangan ayam goreng yang tersisa dari kemarin dan kamu panaskan kembali. Dan ingin berkreasi dengan sisa lauk ayam tersebut, kamu dapat memasaknya dengan cara yang berbeda untuk meningkatkan rasa dan selera makanan. Berikut cara memanfaatkan...

Teka-Teki Makanan dan Minuman MPLS 2025: Ultramilk, Minuman Pahlawan

Persiapan Hari Pertama Sekolah untuk Siswa Baru Tribuners, sebagai orang tua, saatnya mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Karena tidak lama lagi, hari pertama masuk sekolah akan tiba. Menurut kalender akademik yang berlaku di Jawa Barat tahun 2025/2026, hari pertama masuk sekolah atau masa ajaran baru akan jatuh pada hari Senin, 14 Juli 2024. Oleh karena itu, para orang tua perlu mempersiapkan diri untuk membantu anak-anak mereka dalam menghadapi hari pertama sekolah. Khususnya bagi siswa baru, mereka akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini biasanya disusun dengan menarik agar siswa baru semakin antusias dan siap menjalani proses belajar-mengajar. Di dalam MPLS, terdapat berbagai materi yang bervariasi, termasuk teka-teki makanan dan minuman yang harus ditebak oleh peserta didik. Berikut ini adalah beberapa contoh teka-teki makanan dan minuman yang bisa digunakan dalam MPLS, beserta kunci jawabannya: Berlumut = Kacang Ijo Batu manis ...